Renungan Hari ini

Diamlah Dan Ketahuailah, Bahwa Akulah Allah

Sabtu, 22 November 2025
Mazmur 46:11-12

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, oleh karena begitu banyak beban tantangan dan pergumulan dalam kehidupan, kita sering kesulitan untuk diam dan tenang. Sebab ada kegelisahan, kekuatiran, bahkan ketakutan. Padahal itu semua justru semakin menambah beban kita dan tidak dapat menyelesaikan masalah. Firman hari ini memerintahkan untuk "diamlah dan ketahuilah." Kata Ibrani yang digunakan untuk diam adalah harpu dari rapah, yang artinya kendur, berhenti, menjadi tenang (Ing: relax). Sedangkan kata ketahuilah menggunakan kata Ibrani ude'u dari yada' yang berarti mengetahui dan mengerti. Jadi, umat diperintahkan untuk berhenti dan tenang agar dapat melihat, mengetahui dan mengerti pekerjaan Tuhan Allah yang menyelamatkan umat-Nya.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, Tuhan Allah Penyelamat umat-Nya itu disebut oleh pemazmur sebagai Tuhan semesta alam (Ibr: Yahweh tseba'ot), Allah Yakub (Ibr: elohe-ya'agob), dan Tuhan menyertai kita adalah namanya Imanuel. Ketiganya memiliki makna yang dalam. Yahweh tseba'ot menunjuk Tuhan Allah sebagai Tuhan atas seluruh alam semesta. Allah Yakub menunjukkan bahwa Tuhan Allah tidak pemah melupakan janji yang telah diberikan-Nya kepada leluhur Israel. Sementara itu pemyataan menyertai kita menggunakan kata Ibrani `imanu dari 'im yang berarti bersama dengan (Ing: together with). Tuhan Allah ada bersama-sama dengan umat-Nya. Dia dekat dengan umat-Nya dan mengetahui apapun yang terjadi pada umat-Nya sehingga Dia mampu bertindak untuk menyelamatkan, menjadi tempat berlindung dan memberikan kekuatan kepada mereka.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, terkadang kita perlu untuk menenangkan diri di tengah pergumulan dan tantangan hidup yang sedemikian berat. Sebab, dalam ketenangan, kita dapat melihat dengan jelas perbuatan-perbuatan Tuhan Allah yang ajaib dalam menolong dan menyelamatkan kita. Kiranya juga dalam ketenangan seperti itu, kita dapat mengakui dan percaya bahwa Dia adalah Tuhan Allah semesta alam yang berkuasa, yang senantiasa mengingat janji penyertaan-Nya dan yang senantiasa menjadi kota benteng serta sumber kekuatan kita. Dialah Tuhan Allah yang patut ditinggikan, dimuliakan dan disembah dalam kehidupan kita.

Doa: Ya Tuhan Allah, tolonglah agar kami dapat tetap tenang di tengah pergumulan dan tantangan kehidupan. Biarlah kami ada dan hidup dalam naungan sayap kasih-Mu. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin

Facebook
Twitter
WhatsApp