Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus. Dunia di mana kita hidup penuh dengan pergumulan dan tantangan yang beragam bentuknya. Kita menghadapi pergumulan dan tantangan yang berkaitan dengan ekonomi. studi, pekerjaan, keluarga, pelayanan dan sebagainya. Di tengah pergumulan dan tantangan ini, orang yang percaya kepada Tuhan Allah harus memiliki kekuatan iman yang tumbuh lewat ketaatan dan kesetiaan kepada-Nya.
Pemazmur juga sedang berada di tengah kesulitan hidup. Dalam konteks pemazmur, ketiga kata bumi, gunung dan air ini merujuk pada tantangan dan pergumulan yang dihadapi olehnya, yaitu dari para pemimpin duniawi atau bangsa-bangsa yang menjadi lawan umat Israel dan sedang berupaya untuk mengalahkan dan menghancurkan kehidupan umat. Ketiga kata tersebut juga menggambarkan kekuatan kegelapan yang memiliki tujuan penghancuran kehidupan. Di tengah ancaman ini, keyakinan akan kekuasaan Tuhan Allah dinampakkan oleh pemazmur dalam dua ayat ini. Perhatikan kata "tidak akan takut." (Ibr: Kata ini menunjukkan bahwa meskipun ada banyak tantangan dan pergumulan yang harus dihadapi, namun pemazmur tidak takut sebab kepercayaannya hanya kepada Tuhan Allah yang pertolongan-Nya telah terbukti.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, tantangan dan pergumulan yang mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan hidup bisa terjadi kapan dan dimanapun. Namun, itu semua janganlah membuat kita kehilangan harapan. Hendaklah kita, sebagai keluarga Kristen meneguhkan iman dan percaya bahwa Tuhan Allah senantiasa penuh kuasa dan kasih. Tidak ada tantangan dan pergumulan yang dapat merenggut kita dari-Nya. Meskipun kehidupan tidak selalu mudah, tetapi kita masih ada dan hidup hingga saat ini. Bukankah itu bukti bahwa Tuhan Allah setia memelihara kehidupan kita? Lalu mengapa kita harus takut dan ragu?
Doa: Ya Tuhan Allah ajarkan kami untuk hidup dalam iman bahwa apapun tantangan dan pergumulan yang dihadapi, kami dapat mengandalkan Engkau dan tidak akan takut. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.