Renungan Pelita P/KB GMIM, 12 – 18 Juni 2016


                                    MENABUR BENIH INJIL
                                         Matius 28 : 16 – 20

Pria/Kaum Bapa Yang dikasihi Yesus Kristus.
Benih atau pada umumnya orang namakan ”bibit” adalah awal dari suatu pertumbuhan dari tumbuhan jenis apa saja. Dan bagi yang berprofesi sebagai petani karena pengalamannya sangat mengetahui benih mana yang baik atau unggul  sehingga tumbuhan yang ditanam  atau ditabur dapat bertumbuh dengan baik dan menghasilkan panen berlimpah, tidak saja untuk memenuhi kebutuhan keluarga tetapi juga dapat dinikmati oleh orang lain. Tentu saja benih yang ditabur atau ditanam harus memperhatikan juga  struktur tanah dan musim yang sesuai. Kalau tidak akan mengalami gagal panen. Karena banyak hal yang dibutuhkan sebagai pengetahuan dalam menjamin suatu pertumbuhan hingga berhasil, maka tentu saja peranan penyuluh pertanian menjadi penting dalam rangka memotivasi sekaligus mendampingi  para petani.
Saudaraku Yang dikasihi Yesus Kristus.
Bagian Alkitab Matius 28:16-20 berisi motivasi atau perintah Yesus kepada murid-murid-Nya untuk memberitakan  Injil dan berjanji untuk menyertai atau mendampingi mereka. Tugas murid-murid untuk memberitakan Injil, dapat juga dikatakan menabur Injil untuk semua bangsa. Kata Injil sendiri berasal dari bahasa Yunani ”Euanggelion”  yang artinya ”Kabar Baik”.  Bahwa Allah di dalam Yesus Kristus telah memenuhi janji-janji-Nya kepada Israel, dan bahwa jalan keselamatan telah dibuka bagi semua orang. Jadi Injil adalah Kabar Baik bagi semua bangsa yang menjamin keselamatan oleh dan di dalam Yesus Kristus.
Oleh sebab itu Injil dihadirkan bagi semua orang/bangsa bukan hanya dengan kekuatan (1 Tes.1:5) tapi Injil itu sendiri adalah kekuatan Allah (Roma 1:16). Injil menyatakan kebenaran Allah dan memimpin kepada keselamatan semua orang percaya (Roma 1:16-17). Ketika  penjumpaan terjadi di sebuah bukit di Galilea,  ada di antara kesebelas murid-Nya masih ragu-ragu tentang Yesus yang sudah bangkit karena kuasa Allah, maka Yesus pun menjelaskan untuk meyakinkan mereka, bahwa Allah telah memberikan kepada-Nya kuasa di sorga dan di bumi. Dengan menumbuhkan keyakinan murid-murid tentang Yesus yang sudah bangkit, selamat dan menang atas maut adalah juga motivasi sebagai kekuatan bagi mereka untuk melaksanakan tugas menabur Injil kabar baik yang menyelamatkan semua orang.
Setelah yakin akan kuasa Allah yang dinyatakan kepada  dan di dalam Yesus Kristus, maka Yesus pun mengeluarkan perintah untuk memberitakan atau menaburkan Injil keselamatan bagi semua bangsa, menjadikan mereka murid Yesus dan membaptis mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Di sini menjadi jelas bahwa Injil yang diberitakan atau ditaburkan berpusat pada pertobatan dan pengampunan dosa. Tujuannya agar semua bangsa menjadi murid-murid-Nya yang menaati perintah untuk hidup dalam Kristus. Setiap orang yang percaya kepada Kristus dan Injil-Nya, dibaptis, sebagai janji atau ikrar meninggalkan semua  kedursilaan dunia dan perangai yang berdosa dan dengan terang-terangan mengabdi kepada Kristus.
Oleh sebab itu menjadi penting artinya mengapa Yesus melanjutkan perintah-Nya, ”ajarlah mereka untuk melakukan sesuatu”. Sebab pertobatan, pengampunan dosa dan meninggalkan perilaku duniawi harus dibarengi dengan pendidikan atau pengajaran menurut kehendak Kristus, sehingga pengabdian  diri kepada Kristus adalah menyangkut totalitas kehidupan dalam situasi dan kondisi apapun. Makanya Yesus berjanji untuk terus mendampingi, menyertai murid-murid-Nya dan semua orang percaya sampai kepada akhir zaman.
Pria/Kaum Bapa Yang Dikasihi Yesus Kristus.
  Kita sebagai Pria/Kaum Bapa yang adalah bagian daripada Gereja Tuhan di tanah Minahasa ini sedang memperingati Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen yang ke- 185. Kehadiran kita sebagai Gereja (GMIM) di Indonesia, sesungguhnya tidak dapat dilepaskan dari peranan tokoh zending J.F. Riedel dan J.G.Schwarz. Keduanya tidak saja menaburkan Injil sampai di daerah pedalaman Minahasa, tetapi juga mengarahkan perhatian pada pendidikan, melanjutkan  peranan tokoh zending sebelumnya yaitu G.J.Hellendoom sebagai pioner misi di tanah Minahasa dengan mendirikan sekolah misi untuk anak-anak pribumi yang bukan Kristen.
Pendidikan menjadi salah satu kendaraan misi dan pembangunan Jemaat serta difungsikan sebagai ”benih Gereja” yang sungguh-sungguh dimanfaatkan secara intensif. Oleh sebab itu patutlah kita memperingati Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen setiap tahun karena memang sejarah penginjilan di tanah Minahasa berjalan bersamaan dengan usaha pendidikan. Persoalan sekarang sejauh mana kita benar-benar menghayati makna Injil Kabar Baik dan Pendidikan Kristen mulai dari keluarga kita, di Jemaat kita, bahkan secara sinodal dengan hadirnya SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi. Masihkah benih-benih Injil ini terus ditaburkan dan bertumbuh mekar dengan adanya peranan dan tanggung-jawab kita di dalamnya ataukah benih-benih itu dibiarkan kering karena tanpa siraman? Ingatlah kita sebagai Bapak-Bapak dalam keluarga jika benih-benih Injil tidak selalu dipelihara, termasuk pendidikan terhadap anak-anak kurang diperhatikan, maka yang lebih luas dari keluarga pasti terancam kehidupannya.
Makanya peringatam HUT PI dan Pendidikan Kristen menjadi momentum yang terindah untuk mengevaluasi pertumbuhan benih-benih Injil dan usaha pendidikan Gereja, tidak saja di lingkup keluarga, tetapi juga secara sinodal yang meliputi Jemaat, Wilayah, Sinode. Dengan demikian GMIM sebagai salah satu persekutuan gereja terbesar di republik ini dapat menjadi Kuncup yang senantiasa Berkembang, menjadi Ragi yang senantiasa Mengkhamirkan, menjadi Garam yang senantiasa Mengasinkan dan menjadi Terang yang senantiasa Bercahaya. Amin.

Pertanyaan Untuk Diskusi:
1. Apa pemahaman kita tentang perintah yang diberikan Yesus kepada  murid-murid-Nya?
2. Apakah tindakan kita dalam menghayati peringatan HUT PI dan Pendidikan Kristen tahun ini?
3. Berikan contoh usaha kita untuk menabur Injil dan mendidik anak-anak dalam Keluarga?

Related

Renungan 3220140840532528681

Posting Komentar

emo-but-icon

Renungan

Undangan

Undangan

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Berlangganan Artikel Kami

Masukkan alamat email:

Tertarik Beriklan? Kami Sediakan Di sini...

Mau Beriklan??? Hubungi???...0811438088/085256409555/08124301190
item