NSGMC Ukir Sejarah ''Gold Champion'' di Calella (3/Habis)



 
Kemenangan di Calella dirayakan sampai di Santiago Bernabeu, Madrid.

Tim NSGMC gelar ibadah depan hotel sebelum meninggalkan Calella.

25 OKTOBER merupakan titik klimaks dari perjalanan panjang Tim NSGMC (North Sulawesi GMIM Male Choir) membawa nama Sulawesi Utara dalam Festival Koor tingkat dunia di Calella, Spanyol. Pada hari bersejarah itu, dengan disaksikan ribuan orang yang datang dari 26 negara di dunia, panitia mendaulat perutusan dari NSGMC untuk naik ke atas panggung kehormatan. menerima sertifikat ‘’Gold Champion’’ untuk kategori Male Choir dan ‘’Gold’’ di Music Sacra.
        Sorak sorai kegembiraan menaungi seluruh anggota tim dan official.  ‘’Ini semua demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan Yesus Kristus,’’ ungkap Ketua Komisi P/KB GMIM terharu dengan hasil yang dicapai NSGMC, sebagai tim paduan suara pertama asal Sulut yang mampu meraih ‘’Gold Champion’’ (penghargaan tertinggi) sejak mengikuti iven paduan suara tingkat dunia selang 10 tahun terakhir.
        Menariknya, perayaan kemenangan ini tidak hanya membahana di Calella saja. Sejumlah official yang dilanda euforia kemenangan, kemudian bertolak ke Kota Madrid yang menempuh perjalanan kereta 3 jam dari Barcelona atau 4 jam dari Calella. Di ibukota Kerajaan Spanyol ini, mereka disambut Atase Perdagangan Kedubes RI di Madrid, Daniel Mewengkang bersama puteranya, Joel Mewengkang.
        Sampai di Stasiun Kereta Otocha Madrid, Mewengkang langsung menyalami tim official NSGMC yang dipimpin Ir Roy Octavianus Roring MSi bersama Pnt Ir Stefa BAN Liow. Mewengkang yang merupakan putera asal Kanonang ini menyatakan salut atas hasil yang dicapai NSGMC, sehingga merah-putih bisa berkibar di Calella. ‘’Tim NSGMC tidak hanya mengharumkan nama Sulut, tapi nama Indonesia,’’ akunya bangga.
        Guna merayakannya, Mewengkang bersama istri, Trilke Tulung langsung mengundang makan seluruh official tim NSGMC di kediaman mereka. Namun sebelum menuju kediaman Keluarga Mewengkang-Tulung, Roring dkk menyempatkan diri berkunjung ke Stadion Santiago Bernabeu milik klub Real Madrid, yang saat itu akan menyajikan partai El Clasico, Real Madrid vs FC Barcelona.
        Tiga jam sebelujm kick off, tim asal Sulut yang berjumlah sekitar 15 orang ini tiba di pelataran depan stadion kebanggaan El Real. Perayaan kemenangan NSGMC di Calella pun membahana di Santiago Bernabeu yang saat itu dipenuhi puluhan ribu orang yang ingin menonton pertandingan sepakbola berkelas dunia tersebut. Hal menarik lainnya, ketika tim NSGMC sedang berselfie ria di depan Santiago Bernabeu, mereka sempat di-shoot kamera TV Bein Sport, sebuah stasiun televisi dunia yang khusus menayangkan berita-berita olahraga. Setengah jam lamanya tim official NSGMC berpose di depan kamera Bein Sport TV.
        Kamera TV beberapa kali terlihat merekam sejumlah tim official NSGMC yang pada saat itu memang telah mengenakkan jersey Real Madrid, seperti James Karinda dan Eddyson Masengi. ‘’Kami pendukung Real Madrid dari Indonesia,’’ teriak Karinda di depan presenter cantik Bein Sport. Waktu pun berlalu dengan cepat. Setengah jam lagi kick off El Clasico dimulai. Sejumlah anggota tim berkeinginan untuk menontonnya secara langsung.
Sayang harga tiketnya sudah selangit, sebab tiket resmi sudah sold out dan hanya bisa diperoleh dari tangan calo. ‘’Harganya 500 euro (berkisar Rp8 juta). Ini tiket termurah yang ada saat ini,’’ ujar seorang calo menawarkan. ‘’Aduh sudah mendekati harga satu kapleng tanah,’’ celetuk Rizal Layuck, wartawan senior yang ikut dalam tim official NSGMC. Nonton langsung pun diurungkan.
Setelah puas puas berfoto ria dan membeli souvenir, rombongan melanjutkan perjalanan ke kediaman Keluarga Mewengkang-Tulung untuk menikmati makan malam sambil menyaksikan partai ‘’El Clasico’’ lewat layar kaca.
Keesokan harinya, tanggal 26 Oktober 2014, sebagian official kembali ke Calella untuk persiapan pulang ke tanah air. Pada tanggal 27 Oktober, sebelum berangkat meninggalkan hotel, Tim Paduan Suara dan Official menggelar ibadah di depan penginapan, Hotel Top Olimpic. Menariknya, ketika beberapa pujian dilantunkan para anggota koor di dalam prosesi ibadah, menarik perhatian puluhan tamu dari berbagai mancanegara yang menginap di hotel itu.
Tak hanya menikmati, mereka juga terlihat mengabadikan Tim NSGMC yang bernyanyi dengan kamera dan video. Dan setiap kali lagu selesai dilantunkan, tepuk tangan pun terdengar. Seusai ibadah, Ketua P/KB GMIM Pnt Ir Stefa BAN Liow dan Manajer Tim Terkelin Purba memberikan briefing. Selang 25 menit kemudian, bus yang akan mengangkut rombongan ke Bandara El Prat Barcelona tiba.
Rombongan pun menuju Barcelona untuk bertolak dengan maskapai Lufthansa ke Frankfurt dan sambung pesawat ke Kualalumpur sebelum bertolak ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Sedangkan rombongan lainnya, bertolak dari Barcelona ke Doha Qatar menuju Kualalumpur dan tiba di Jakarta pada malam hari. Praktis penerbangan berlangsung 20 jam laamnya.
Menariknya, ucapan selamat atas keberhasilan NSGMC meraih ‘’Gold Champion’’ di Calella, turut disampaikan kru Pesawat Lufthansa lewat pengeras suara yang didengar langsung seluruh penumpang dalam pesawat. Tanggal 28 Oktober malam, tim tiba di Jakarta, dan melanjutkan penerbangan ke Manado. ‘’Akhirnya tiba di Manado. Terima kasih Tuhan. Begitu banyak cerita, pengalaman dan kenangan yang kami alami,’’ ujar Noprin, salah satu anggota tim NSGMC. (***)        

Related

Pokja Infokom 7609792068659411803

Posting Komentar

emo-but-icon

Renungan

Undangan

Undangan

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Berlangganan Artikel Kami

Masukkan alamat email:

Tertarik Beriklan? Kami Sediakan Di sini...

Mau Beriklan??? Hubungi???...0811438088/085256409555/08124301190
item