HUT ke-77 W/KI GMIM: Terus Perjuangkan Kesetaraan Gender

Sekretaris Sinode W/KI GMIM Pnt Miky Junita L-Wenur

PERAYAAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Wanita Kaum Ibu (W/KI), Gereja Masehi Injili di Minahasa berlangsung meriah. Ribuan anggota W/KI GMIM memadati Stadion Klabat, Manado, Jumat (21/11).

Ibu-ibu yang datang dari 110 wilayah dan 925 jemaat ini mengikuti puncak perayaan dengan tuan rumah Wilayah Manado Winangun.

Meskipun cuaca kurang bersahabat, tapi hujan yang turun tidak melunturkan semangat ibu-ibu ini. Dengan tenang mereka duduk di bawah tenda yang sudah disediakan panitia.

Kegiatan ini diawali dengan ibadah syukur agung yang dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, HWB Sumakul. Wakil Gubernur Djouhari Kansil membuka secara resmi kegiatan tersebut dengan memukul tetengkoreng. Dalam sambutannya dia menyampaikan selamat ulang tahun kepada W/KI GMIM.

"Mewakili Gubernur bersama keluarga, dan atas nama pemerintah dan masyarakat Suawesi Utara (Sulut) serta atas nama pribadi saya dan keluarga mengucapkan selamat ulang tahun ke-77. Semoga terang kasih Allah menyertai karya pelayanan W/KI GMIM," katanya.

Dia mengatakan, dalam banyak hal perempuan memiliki peranan penting termasuk dalam hal pemerintahan. Namun tak bisa disangkal memang masih banyak diskriminasi yang dialami kaum perempuan.

"Gunakanlah perayaan ini sebagai momentum untuk bangkit. Terus perjuangkan paradigma kesetaraan gender. Baik laki-laki maupun perempuan sama. Termasuk dalam hal ekonomi," ujarnya.

Kegiatan selama dua hari ini, akan dipusatkan di lima Jemaat GMIM di Wilayah Winangun, Manado, yakni Sion, Bukit Moria, Eben Haezer, Bethel dan Yobel.

Setelah ibadah, langsung digelar aneka lomba meliputi paduan suara, masamper, bintang vokalia, cerdas cermat Alkitab (CCA), vocal grup, caka-caka dan busana gereja.

"Ada juga W/KI GMIM Expo, pameran potensi perekonomian dan wirausaha warga gereja yang dikelola ibu-ibu. Ada empat rayon yang mengikuti pameran ini. Rayon Tomohon, Manado, Minahasa Utara (Minut) dan Minahasa Selatan (Minsel)," jelas mantan Ketua Komisi yang kini Ketua Komisi W/KI Sinode Am Gereja-gereja Sulutteng, Herlina Damongilala-Siwu.

Dia juga menambahkan kegiatan pameran ini sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi pada keluarga wanita GMIM. "Pameran ini memamerkan potensi-potensi W/KI dalam bentuk produk usaha mereka. Sekaligus juga sebagai tindakan untuk memerangi kemiskinan keluarga. Cukup banyak ternyata potensi-potensi yang dimiliki WKI GMIM, dan bisa berpeluang menjadi bisnis yang sukses," tuturnya.

Ketua Komisi W/KI GMIM Pnt Meita Gerungan-Walla mengharapkan, kebangkitan kaum perempuan dalam menghadapi tantangan pelayanan yang ada. "Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat menjadi spirit bagi W/KI GMIM untuk bangkit dalam melayani sesama yang membutuhkan. Terutama bagi mereka yang mengalami masalah perekonomian," terangnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Sinode W/KI GMIM Pnt Miky Junita L-Wenur. Dia mengatakan, Komisi W/KI memang memberikan perhatian terhadap masalah ekonomi.

"Ada berbagai program-program pemberdayaan ekonomi dan pelatihan pembekalan bagi para W/KI. Kami bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk memfasilitasi mereka dalam dana," jelasnya.

Lomba-lomba secara serentak digelar sekitar pukul 15.00 Wita. Sebelum lomba para juri yang ada diutus dan didoakan. Para peserta W/KI pun terlihat antusias mengikuti lomba-lomba yang ada.(pokja infokom)

Related

News Online 8082010007724024367

Posting Komentar

emo-but-icon

Renungan

Undangan

Undangan

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Berlangganan Artikel Kami

Masukkan alamat email:

Tertarik Beriklan? Kami Sediakan Di sini...

Mau Beriklan??? Hubungi???...0811438088/085256409555/08124301190
item