NSGMC Ukir Sejarah ‘’Gold Champion’’ di Calella (1)



         
Penampilan PS P/KB GMIM di Canta al Mar Calella, Spanyol.
DI Spanyol ada sebuah komunitas masyarakat yang disebut Katalunya (Catalonia). Meski mereka berada di wilayah pemerintahan Negeri Matador, namun masyarakat Katalunya memiliki bahasa, budaya serta tradisi yang berbeda dengan bangsa Spanyol pada umumnya. Katalunya sendiri dibagi atas 4 propinsi yang diberi otonomi oleh Spanyol, yakni Barcelona, Girona, Lleida dan Tarragona. Jumlah penduduk di empat propinsi ini berkisar 7 juta. Komunitas terbesar berada di Kota Barcelona, yakni 5,5 juta penduduk.
        Wilayah otonomi Katalunya merupakan daerah ekonomi yang kaya. Selain perikanan dan pelabuhan, daerah ini memiliki pariwisata yang banyak mendatangkan devisa bagi Pemerintahan Kerajaan Spanyol. Salah tujuan wisata yang sangat terkenal bagi turis di Eropa adalah Calella (Orang Spanyol menyebutnya Kaleya). Calella berasal dari Bahasa Katalunya (Cala) yang artinya semenanjung kecil di pesisir pantai.
        Calella mirip Manado, yakni kota pantai. Kota yang luasnya hanya 8,1 km2 ini hanya berjarak 50 km dari Barcelona atau sejam naik kereta refne. Banyak turis dari berbagai Negara Eropa, bahkan kota-kota lainnya di Spanyol yang berkunjung ke Calella untuk menikmati pantai Mediteranianya yang asri dan tenang dengan sinar matahari yang terik bersinar. Jika musikm panas, suhu udaranya bisa mencapai 32 derajat Celsius. Namun Oktober ini, suhu udara di Calella lebih hangat, yakni 21 derajat Celsius di siang hari. Suhu terdingin di kota ini mencapai 8 derajat Celsius.  
        Di Kota ini, berjemur sambil berbugil ria dilegalkan. Selain pantai, kota berpenduduk berkisar 20.000 jiwa ini, memiliki perpaduan pemandangan kota kuno dan modern. Bangunan-bangunan religius bernuansa neoklasik bisa kita temui di kota ini. Di antaranya Gereja Santa Maria dan Chapel of San Quirze.
        22-25 Oktober 2014 lalu, 61 paduan suara dari 26 negara hadir di Calella. Negara-negara itu adalah Argentina, Brasil, Austria, Belgia, Kroasia, China, Ceko, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Israel, Malaysia, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Korea, Serbia, Russia, Slovenia, Swedia, Swiss, Turki, Spanyol dan Indonesia.
        Delegasi Merah Putih diwakili North Sulawesi GMIM Male Choir (NSGMC)  atau Tim Paduan Suara Sulawesi Utara P/KB GMIM dan Tim Paduan Suara Universitas Mercu Buana. Kehadiran Tim NSGMC yang dipimpin Ir Roy Roring MSi (Keta Tim), Pnt Ir Stefa BAN Liow (Ketua P/KB GMIM) dan Terkelin Purba (Manajer Tim) untuk berpartisipasi dalam festival paduan suara ‘’Canta al Mar’’ 2014.
        Festival Canta al Mar ini sudah ketiga kalinya digelar di Calella (2012, 2013, 2014). Canta al Mar adalah salah satu festival paduan suara bergengsi dunia. Tim NSGMC sendiri datang dengan persiapan yang sangat matang. Menurut Pnt Ir Stefa BAN Liow, Tim NSGCM telah berlatih selama setahun untuk itu.
        Tanggal 21 Oktober pagi, tim bertolak dari Manado menuju Jakarta. Malam harinya, NSGMC yang berjumlah sekitar 50 orang (penyanyi dan ofisial) bertolak menggunakan dua maskapai penerbangan, yakni Qatar Airlines dan Lufthansa. Penulis masuk dalam kloter penerbangan Lufthansa.
        Dari Bandara Soekarno-Hatta, tim terlebih dahulu transit di Kualalumpur (KL) yang ditempuh dengan 2 jam perjalanan udara. Kemudian dari Kl, tim terbang menuju Kota Frankfurt Jerman (transit). Penerbangan memakan waktu 13 jam lamanya. Sesampainya di Frankfurt, penerbangan kembali dilanjutkan menuju Bandara El Prat Barcelona yang ditempuh dalam 3 jam.
        Dari Kota Barcelona, tim menggunakan bis menuju Kota Calella yang berjarak 50 km dari Barcelona. Tim menginap di Hotel Top Olimpic Calella.  Sebelum tampil pada pertandingan resmi, NSGMC sempat ‘’pemanasan’’ mengikuti konser bersama tim dari Negara lain. Standing applaus mewarnai penampilan Tim NSGMC yang tampil saat itu. Tanggal 24 Oktober, hari H pun tiba.
        NSGMC tampil resmi pada festival ‘’Canta al Mar’’. 4 lagu dinyanyikan tim yang dipandu dirijen Swingly Sondak, masing-masing Varjele Jumala Soasta, Sure on This Shining Night, Mazmur 150 dan Didn’t My Lord Deliver Daniel. Penampilan NSGMC pada kategori male Choir dan Music Sacra, mengundang standing applaus penonton. Bahkan tim juri turut berdiri member apresiasi atas penampilan tim paduan suara P/KB GMIM ini.
        Tanggal 25 Oktober 2014, tim juri pun mengumumkan bahwa NSGMC meraih poin tertinggi pada kategori Male Choir dengan tingkat kesulitan tertinggi (difficult level 1). Juri yang terdiri dari lima orang memberikan penilaian 23,74 (sistem diploma). NSGMC layak mendapatkan ‘’Gold Champion’’. Sedangkan di kategori Music Sacra, NSGMC meraih gold.   
Sejarah emas pun diukir NSGMC di kota ‘’surga pariwisata’’ turis Eropa itu. Ini merupakan pertama kalinya paduan suara asal Sulut berhasil meraih gold champion dalam ajang paduan suara tingkat dunia.
         ‘’Sejak paduan suara Sulut mengikuti kegiatan internasional seperti ini pada tahun 2004 silam, baru kali ini kita bisa mendapatkan gold champion,’’ aku Ketua Tim NSGMC, Ir Roy Roring MSi. Hal ini turut diamini Ketua Komisi P/KB GMIM, Pnt Ir Stefa Liow. ‘’Ini tentunya patut kita syukuri bersama dan ini juga demi kehormatan dan kemuliaan nama Tuhan Yesus Kristus,’’ sambung Liow.
        Menurut Liow, tanda-tanda keberhasilan paduan suara NSGMC sebenarnya sudah terlihat sebelum berangkat ke Calella. Bahkan penilaian itu, katanya, datang langsung dari Gubernur Sulut, Dr SH Sarundajang saat mendengar langsung performance NSGMC. ‘’Saat pembukaan media center P/KB GMIM lalu, Gubernur Sarundajang mengatakan kepada saya, tim NSGMC pasti akan meraih hasil terbaik. Hal ini disampaikan gubernur setelah mendengar langsung kualitas tim yang akan dibawa ke Calella,’’ kisah Liow sembari menambahkan, apa yang diprediksi Gubernur Sarundajang memang terbukti. 
        Diakui Liow, hasil yang dicapai ini berkat kerja keras seluruh anggota paduan suara yang terus berlatih selama setahun dengan mengorbankan waktu, tenaga bahkan finansial. ‘’Mereka datang berkumpul dan berlatih dengan biaya sendiri. Semangat mereka sangat kami apresiasi. Bahkan ada yang datang jauh-jauh dari Mitra,’’ aku Liow didampingi manajer tim Terkelin Purba. (friko/bersambung)

Related

Pokja Infokom 3608228712285722438

Posting Komentar

emo-but-icon

Renungan

Undangan

Undangan

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Berlangganan Artikel Kami

Masukkan alamat email:

Tertarik Beriklan? Kami Sediakan Di sini...

Mau Beriklan??? Hubungi???...0811438088/085256409555/08124301190
item