Vicky Lumentut Beber Alasan Tolak Pilkada Lewat Dewan di Konsultasi P/KB



MANADO - Wali Kota Manado, GS VickyLumentut semakin
berani meneriakkan penolakan terhadap Pilkada melalui DPRD.

Usai menyerukan penolakan di Jakarta dalam kapasitas sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Ketua DPD Partai Demokrat ini kembali menggaungkan penolakan Pilkada tak langsung saat memberikan materi di Konsultasi Tahunan Pria Kaum Bapa (P/KB) GMIM di Jemaat GMIM Sion Ranomuut, Sabtu (13/9).

Vicky saat itu menjelaskan, bahwa sebagai kepala daerah yang juga merupakan warga GMIM tak ada salahnya menceritakan kondisi politik nasional sekarang.

''Saat ini ada wacana DPR akan mengesahkan RUU Politik di mana kepala daerah akan dipilih kembali oleh DPRD. Hal ini ditentang oleh kami selaku kepala daerah. Karena kami menyadari ini akan memberi peluang terjadi korupsi antara DPRD dan kepala daerah. Kalau ini yang terjadi penjara di KPK akan penuh, '' ujar Vikcy

Dia mengakui, demokrasi dengan Pilkada langsung bukan berarti sudah baik dan sempurna. Namun, pemilihan lewat DPRD lebih banyak mudaratnya daripada kebaikan.

''Kami kepala daerah tidak mau lagi menjalankan program-program yang terpaksa kami lakukan, karena merupakan bagian dari kepentingan sekelompok wakil rakyat di DPRD. Tapi yang kami akan lakukan adalah kepentingan seluruh rakyat, '' ujarnya.

Sementara itu, Roy Roring, Ketua PGI Suluttenggo mengatakan, warga P/KB GMIM sebagai bagian dari masyarakat Indonesia harus peduli dengan keadaan bangsa Indonesia.

''GMIM harus bersikap, menunjukkan sikap dengan situasi saat ini. Kita memang harus netral, tetapi kita juga  mempunyai kewajiban moral bersikap terhadap sesuatu yang benar dan baik buat rakyat banyak, '' ujarnya.

Diakuinya, kepala daerah saat ini tak bisa leluasa memberikan bantuan, termasuk terhadap warga GMIM. Hal ini disebabkan saat ini pengelolaan anggaran memang sudah sangat ketat.'

"Jadi kalau kita mempunyai acara tahun depan, sudah harus dianggarkan sejak  saat ini, '' ujarnya.

Sedangkan perwakilan P/KB wilayah Minsel yang juga Wakil Ketua DPRD Minsel sementara, Rommy Pondaag mengatakan, pihaknya mendukung penuh Pilkada tetap dilakukan secara langsung.

"Ini bukan karena saya orang politik dan merupakan wakil rakyat. Tetapi memang sesuai kajian Pilkada langsung lebih hemat dan baik daripada Pilkada perwakilan, '' ujarnya.

Secara umum saat Konsultasi Tahunan P/KB GMIM, sebagian besar peserta saat membahas persoalan politik yang lagi hangat saat ini.

''Mereka lebih banyak mendukung dan menyetujui Pilkada langsung,'' ujar Martino Limpong, wartawan Radio KDFM yang mengikuti acara ini sejak awal. (lum)

Posting Komentar

emo-but-icon

Renungan

Undangan

Undangan

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Berlangganan Artikel Kami

Masukkan alamat email:

Tertarik Beriklan? Kami Sediakan Di sini...

Mau Beriklan??? Hubungi???...0811438088/085256409555/08124301190
item