Peninggalan ''Riedel-Schwarz'' Hadir di Pameran GMIM

Penginjil Riedel dan Schwarz.  

LONCENG yang dibawa dua penginjil utusan Nederland Zendeling Genootschaap (NZG), Johan Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz pada saat kedatangan mereka ke tanah Minahasa, dipamerkan di kegiatan pameran dalam rangka HUT ke-80 GMIM Bersinode, yang Rabu (24/09) lalu di Lapangan KONI Sario.
Adalah Wilayah Manado Sentrum yang memamerkan lonceng berusia ratusan tahun tersebut di stand mereka yang ada di samping panggung utama. Menurut Pdt Ricky Pitoy Tafuama STh, lonceng tersebut dipasang di Gereja Sentrum pada Tahun 1933. "Lonceng ini sudah bekas dipakai di tempat asalnya di Eropa dan kemudian dibawa oleh Riedel dan Schwarz bersama sejumlah perlengkapan perjamuan kudus dan kaki dian, baru Tahun 1933 dipasang di Gereja Sentrum, namun kini sudah tidak digunakan lagi," terang Pdt Tafuama yang adalah pendeta di Jemaat GMIM Zaitun Mahakeret, Wilayah Manado Sentrum.
Dikatakannya lagi, lonceng tersebut sudah tidak nyaring lagi karena sudah ada retak yang cukup besar, diakibatkan terkena serangan bom pada zaman pergolakan dulu. Selain lonceng ini, Wilayah Sentrum juga turut membawa sebuah brankas yang usianya lebih tua lagi dari lonceng tersebut.
Brankas ini dulunya dipergunakan jemaat untuk menyimpan persembahan. "Karena dulu belum ada uang kertas makanya brankas modelnya seperti ini lengkap dengan lubang tempat memasukkan uang koin," terang pendeta yang mantan wartawan ini. (hk)

Related

News Online 2121374229872123203

Posting Komentar

emo-but-icon

Renungan

Undangan

Undangan

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Berlangganan Artikel Kami

Masukkan alamat email:

Tertarik Beriklan? Kami Sediakan Di sini...

Mau Beriklan??? Hubungi???...0811438088/085256409555/08124301190
item