GMIM Sion Ranomuut Sukses Gelar Konsultasi P/KB




MANADO - Hari Sabtu (13/9), menjadi momen bersejarah bagi Gereja GMIM Sion Ranomuut. Gereja ini dipercayakan menjadi tuan rumah Konsultasi Tahunan Pria Kaum Bapa Sinode GMIM Tahun 2014.

Event sinodal yang pertama kali diadakan pada periode pelayanan yang baru ini merupakan hal yang membanggakan bagi jemaat. Dengan usia yang sudah mencapai 53 tahun, gereja ini sukses menggelar event tersebut, dengan peserta konsultasi mencapai 800 orang dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Gereja yang lahir pada tahun 1961 ini memang pantas untuk mendapat kepercayaan dari BPMS karena memiliki pengalaman dalam seluk-beluk pelayanan.

Pada tahun 1960-an, Gereja GMIM Sion Ranomuut belum memiliki tempat ibadah yang tetap. Meski begitu, semangat iman tetap teguh untuk mengiring Kristus dan beribadah kepada-Nya sebagai tanda syukur kepada Tuhan.

Rasa kebersamaan dan sepenanggungan muncul di tengah- tengah pergumulan jemaat pada waktu itu. Majelis jemaat dan tua-tua jemaat GMIM Ranomuut menyambut baik uluran kasih keluarga Bolang-Tumando yang dengan ikhlas merelakan rumah tinggal mereka, untuk dijadikan tempat ibadah sementara pada tiap hari Minggu sambil mencari lokasi yang tetap.

Ibadah pertama Jemaat GMIM Ranomuut diadakan pada hari minggu tanggal 6 Agustus 1961. Ibadah perdana ini merupakan awal dari perjalanan sejarah jemaat GMIM Sion Ranomuut sekarang ini, dan yang menjadi tanggal lahirnya Jemaat GMIM Sion Ranomuut Manado.

Ibadah pertama ini sekaligus ibadah pelaksanaan ibadah pengucapan syukur jemaat. Pada saat itu Ketua Jemaat GMIM Lingkaran Tikala, Pdt Andreas Thomas Rondo yang membawahi Jemaat GMIM Sion Ranomuut. Beliau berperan cukup banyak sampai berdirinya gereja GMIM Sion Ranomuut.

Saat ini Jemaat GMIM Sion Ranomuut di pimpin oleh  Pdt Ventje Mangdong Sth. Sudah selama tiga tahun lamanya beliau memimpin dan melayani jemaat. Saat ini, berdasarkan data awal 2014, jumlah kolom yang ada sebanyak 27 kolom, dengan jumlah kepala keluarga mencapai 633 dan jumlah jiwa 2.149.

Setiap hari Minggu ibadah dilakukan selama tiga kali. Subuh pukul 05.30, pagi 09.00 dan malam 17.30 wita. Selain ibadah ada juga pelayanan ekternal yang diakukan gereja seperti membantu jemaat-jemaat yang susah.

"Waktu lalu kami  membantu keluarga-keluarga yang kurang mampu di Jemaat Sangkilang Likupang. Bantuan yang di berikan berupa dana, sembako, dan pelayanan doa. Ada juga program membantu anak-anak yang ada panti asuhan, dan program donor darah," kata Pdt Ventje kepada Tribun Manado, Sabtu (13/9).

Kegiatan donor darah tersebut juga dilakukan bertepatan dengan acara Konsultasi PKB GMIM se-Sulut. "Hari ini juga dilakukan aksi donor darah. Tidak hanya kegiatan konsultasi saja tapi kami juga ingin mengajak para anggota PKB yang ikut untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini," katanya. (tribun manado)

Posting Komentar

emo-but-icon

Renungan

Undangan

Undangan

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Berlangganan Artikel Kami

Masukkan alamat email:

Tertarik Beriklan? Kami Sediakan Di sini...

Mau Beriklan??? Hubungi???...0811438088/085256409555/08124301190
item