Ai Ikut Lelang Ikan Bakar di Pengucapan Syukur Bunaken

SANTAI - Wawali Manado, Harley 'Ai' Mangindaan bersama istri dan Pdt Astried Lumintang-Oley STh dan rombongan santai menaiki kendaraan roda tiga di Pulau Bunaken, Minggu (21/9/2014)

Jemaat Yohanes Tanjung Parigi Bunaken merayakan pengucapan Syukur, Minggu (21/9). Mereka bersukacita atas panen kenari, kunjungan turis, dan banyak lagi berkat dari Tuhan yang dirasakan.

PENGUCAPAN syukur dihadiri Wakil Wali Kota Manado, Harley Mangindaan bersama istri Sheila Kudati, mantan Ketua Jemaat Gereja Yohanes Tanjung Parigi, Camat Bunaken Kepulauan Robert Dauhan, Ketua Jemaat Gereja Yohanes, Pdt Astried Lumintang-Oley.

Jemaat beribadah di Gereja dan mendengarkan khotbah dari Pdt Aser Esau. Dalam khotbah yang diambil dalam Amsal pasal 2:7-15, Pendeta mengingatkan orang yang berhikmat dia mengerti kebenaran keadilan dan kejujuran, bukan hanya mengerti tetapi melakukan.

Orang yang hanya pandai berbicara tentang kebenaran, keadilan dan kejujuran bukan orang berhikmat dan itu dicela Injil Yesus. Terdapat Injil Lukas pasal 11 dimana orang Farisi dan ahli-ahli taurat mereka hanya menampilkan tampilan luar, sehingga hidup mereka seperti kubur, mereka pandai mengajak orang melakukan kebenaran tetapi mereka mengabaikan keadilan dan kasih.

"Di hari pengucapan syukur ini, kita harus selalu mengucap syukur dalam segala hal dan dimana Tuhan itu selalu memberikan jika umatnya meminta dengan sungguh- sungguh dan bekerja serta berpegang teguh pada Tuhan," tutur Pdt Aser.

Seperti yang dikatakan Pdt Aser, ada seorang suami kalau memberikan arahan dan khotbah begitu menggebu-gebu kepada masyarakat, saat itu istri dari pria si pengkhotbah itu cemberut saat mendengarkan arahan yang dilontarkannya. Setelah selesai memberikan ceramah sesampainya di rumah, kemudian istrinya mengatakan, kamu kalau mengkhotbah seakan benar berkata-kata tetapi tidak sesuai dengan kebenaran yang dikhotbahkan tadi.

"Jadi pada intinya selain terlihat dari luar dan kata-kata kita menunjukkan pada kebenaran, nah kita harus melakukan dengan apa yang dilontarkan dari kata-kata, baik di luar dan harus baik juga dari dalam," tutur Pdt Aser.

Ketua Panitia pengucapan Pdt Billy Yohanes, mengatakan, kenapa jatuh pada hari ini pengucapan syukur, karena dimana saat ini sedang musim kenari, selain itu juga baru saja melewati musim tamu, para jemaat berpendapat dari wisata, seperti usaha kaos, rental snorkling, penjualan souvenir, transportasi laut, nelayan. "Ada 70 persen masyarakat hidup dari hasil pariwisata, maka dari itu sebagai rasa bersyukur mengadakan pengucapan syukur," tutur Pdt Billy.

Lanjut Yohanes, berterima kasih kepada Wakil Wali Kota yang telah meluangkan waktu untuk merayakan bersama-sama. "Karena dimana, beberapa pejabat hanya sesekali saja datang berkunjung ke Bunaken, setelah itu tidak lagi mengunjungi, seperti Gubernur Sinyo Hary Sarundajang, hanya sekali saja berkunjung ke sini setelah itu tidak lagi datang," tutur Yohanes. Diapun  berharap agar infrastruktur di Bunaken diberhatikan karena dimana, Bunaken merupakan tempat wisata yang dikenal dunia.

Harley mengapresiasi atas undangan dari jemaat Bunaken. Pelaksanaan pengucapan syukur ini, kata dia, sesungguhnya mencerminkan bagaimana jemaat yang ada di Bunaken merasakan berkat Tuhan secara pribadi, keluarga maupun bermasyarakat. "Semoga kita yang ada dan bersekutu bersama-sama ini bisa menjadi berkat bagi sesama kita dalam kehidupan.

Selain itu juga Harley mengajak masyarakat Bunaken bersama-sama menciptakan suasana aman dan kondusif Kota Manado perlu dijaga bersama-sama. Karena dalam dekat-dekat ini sering terjadi kejadian yang mengakibatkan merugikan dan meresahkan masyarakat Manado. "Peran orangtua sangat penting untuk menjaga perilaku dan pergaulan anak-anaknya. Sebaiknya jika anak-anak belum pulang pada pukul 22.00 Wita harus dicari dan jangan sampai mereka mengkonsumsi minuman keras dan telah terpengaruh mabuk akhirnya melakukan hal yang diluar dari pikiran kita," tutur Ai biasa ia disapa.

Setelah ibadah, Axa Asuransi menyerahkan satu unit genset 5.000 watt kepada ketua Jemaat Gereja Yohanes Tanjung Parigi. "Terima kasih atas kepedulian sari Axa, pemberian ini sangat bermanfaat bagi Gereja dan biarlah Tuhan yang akan membalasnya," tutur Pdt Astried.

Robert Dauhan Camat Bunaken Kepulauan, mengatakan setiap gereja merayakan pengucapan syukur, suatu bentuk ucapan syukur yang telah diberikan Tuhan selama ini. Bunaken Kepulauan terdiri dari empat kelurahan.

Selanjutnya seluruh jemaat menuju ke bangsal, masing-masing membawa makanan. Rombongan Wawali disambut dengan baik oleh warga, ada beberapa di antara mereka mengabadikan dengan berfoto selfie bersama Wawali. Bermacam-macam makan terdapat di atas meja. Seperti Meidi yang telah memersiapkan makanan dari rumah berupa ikan bakar kua santan. "Kami di sini dari kerelaan hati jemaat membawa makanan dan melakukan makan bersama, ini merupakan satu kebersamaan bagi antar jemaat yang ada di Bunaken," tutur Meidi.

Pelelangan ikan masak pun terjadi, tokoh masyarakat melakukan pelelangan dan Wawali mengiringi dengan membuka harga kemudian para tamu undangan melakukan pembelian pelelangan ikan dan kue.(tribun manado)

Related

News Online 7090778619020311103

Posting Komentar

emo-but-icon

Renungan

Undangan

Undangan

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Berlangganan Artikel Kami

Masukkan alamat email:

Tertarik Beriklan? Kami Sediakan Di sini...

Mau Beriklan??? Hubungi???...0811438088/085256409555/08124301190
item